Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memiliki visi menjadi program vokasi yang unggul skala nasional dan islami dalam pengembangan ilmu dan teknologi terapan yang berlandaskan nilai-nilai Islam untuk kemaslahatan umat. Untuk mewujudkan visinya tersebut, Vokasi UMY hingga kini terus berusaha meningkatkan kualitas lulusannya. Salah satunya dengan membangun jejaring kerjasama dengan pemerintah, industri, rumah sakit, lembaga keuangan, dan institusi lain, baik dalam maupun di luar negeri.

Untuk mencapai hal tersebut program Vokasi UMY menjalin kerjasama dengan 3 rumah sakit yaitu RS PKU Muhammadiyah Gamping, RS Islam Yogyakarta PDHI, dan RS Nur Hidayah, serta CV Green Zone Herbal. Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) diwakili oleh direktur dari tiap pihak rumah sakit maupun industri, dalam penandatanganan yang dilaksanakan pada Sabtu (13/10) di gedung pascasarjana UMY lt.4 ini juga dihadiri oleh ketua dan peserta International Islamic Medicine Foundation 2018 yang juga bekerja sama dengan vokasi UMY.

Dr. Bambang Jatmiko, S.E., M.Si, selaku direktur program vokasi UMY mengatakan bahwa penandatanganan MoU tersebut untuk membangun relasi serta masa depan lulusan vokasi UMY. “Melalui penandatanganan MoU dengan rumah sakit dan industri ini saya harap dapat terwujudnya Link & Match untuk mewujudkan kompetensi dan daya saing lulusan mahasiswa kami,” jelas Bambang. Penandatanganan MoU ini juga tidak terlepas dari kerjasama UMY dengan International Islamic Medicine Foundation (IIMF). “MoU ini juga tidak lepas dengan kerjasama kami bersama IIMF. Karena ini merupakan tanggung jawab kami untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Islam dan masyarakat.” ungkap Bambang.

Selain penandatanganan MoU, pada cara ini juga diselenggarakan kuliah pakar yang membahas Link & Match Program Vokasi dengan Rumah Sakit dan CV Green Zone Herbal. Selain itu juga membahas bagaimana cara untuk membangun kompetensi mahasiswa dan daya saing lulusan. Dr. Sukamta, ST, MT selaku Wakil Rektor UMY bidang Akademik, dalam presentasinya mengatakan untuk menciptakan mahasiswa yang mempunyai kompetensi dan daya saing yang unggul. “Mahasiswa juga harus mampu menghadapi revolusi industri 4.0. Oleh karena itu kegiatan ini akan sangat mendukung kompetensi mahasiswa untuk masa depan,” ungkapnya.

Selain Dr. Sukamta, hadir pula 2 pemateri lain dalam kuliah pakar ini yaitu Dr. dr. Sagiran, Sp.B(K) KL, M.Kes yang merupakan spesialis dokter bedah sekaligus Direktur RS Nur Hidayah, dan dr. Meity Elvina, M.Kes., Sp.OG, PG Cert dari IIMF. (Pras)

Sumber: http://www.umy.ac.id/ciptakan-lulusan-berkualitas-vokasi-umy-gandeng-3-rumah-sakit-dan-industri-herbal.html